Tentang Kami
Produk
Brands
Aderco
AllMakes
AllMakes Trucker
Belshina
Berco
BKT
Black Cat Blades
Bridgestone
de Lube Grease
Finacoal
Fleetguard
Graco
Green Coolant
Hensley
HEO
Lubri-lab BC
Mr. RB
MSB
MultiQuip
Parker
Patria
Pirelli
Sportak
TEC
Trelleborg
Turbo
UTParts
VisionX
Wiggins
Applikasi
Bomag
Caterpillar
Hino
Hitachi
Kobelco
Komatsu
Scania
UD Trucks
Volvo
Berita
Terbaru
Karir

SEARCH BY PRODUCTS


Group Business
Group Component
Brand

SEARCH BY TYPE


Manufacture
Machine Type

Whats New

2014 Best Heavy Equipment Innovation


Hilti Hollow Drill Bit

Konvensional Hammer Drill Bit menghasilkan banyak debu, memaksa anda untuk meniup lubang nya dengan kompresor udara dan membersihkan sekitar lubang nya dengan kuas dan kemudian di tiup lagi. Ini adalah proses lama dan kotor yang menjengkelkan.

Hilti mengeluarkan inovasi untuk memecahkan masalah tersebut, yaitu dengan menggabungkan Hollow Drill dan vakum yang akan membersihkan lubang nya ketika Drill digunakan.

Dan karena lubang nya selalu dibersihkan maka tidak diperlukan lagi proses pembersihan lubang setelah pengeboran. Hal ini bisa meningkatkan daya rekat Anchor System tanpa penurunan kinerja Drill, menghemat waktu dan mengurangi kesalahan instalasi Anchor.



Cummins 5.0L V8 diesel engine

Dengan diperkenalkannya Cummins 5.0L V8, mesin diesel V8 yang ringan dan berteknologi canggih, Cummins telah mengubah permainan ketika digunakan untuk powerplants karena lebih ringan tapi tetap bisa digunakan untuk kerja medium.

Cummins memposisikan mesinnya sebagai alternatif mesin efisien bahan bakar dengan mesin besar lainnya yang berbahan bakar bensin, yang bisa diaplikasikan dalam bus sekolah, mobil van, truk ukuran menengah dan mobil RV.



Komatsu D61i-23 Dozer with integrated machine control

Ketika akan mengeluarkan D61i-23 Dozer ke pasar, para insinyur Komatsu memutuskan bahwa mereka akan mengambil langkah berikutnya dalam evolusi kendali mesin. Ada banyak mesin plug-and play dipasaran, tetapi Komatsu ingin membuat mesin yang kendali mesin nya terintegrasi secara mulus dengan badan Dozer nya itu sendiri, dan mereka ingin membuat Dozer pertama yang berjalan sepenuhnya secara otomatis dari awal hingga akhir.

Komatsu menawarkan dua model Dozer, D61EXi-23 adalah model Track-on Ground sementara D61PXi-23 adalah model Ground Pressure. Keduanya memiliki bobot operasi berkisar dari 39.441 sampai 41,381 pounds dengan kecepatan mesin 168 horsepower pada 2.200 rpm. Kapasitas Blade nya adalah 4,5 dan 5,1 meter.

Untuk membuat kendali mesin D61i-23 bisa mengambil semua data dari pisau, insinyur Komatsu mengembangkan Inertial Measuring Unit (IMU+) dan dipasangkan dengan Stroke-sensing Hydraulic Cylinder. IMU+ kerjanya tidak jauh berbeda dengan sensor blade yang ada dipasaran, yang bisa membuat mesin mengetahui setiap sudut pisau nya. Tapi dengan IMU+, kabel antara pisau dan badan tengah Dozer bisa dihilangkan, dan memindahkan antena GNSS dari tepi belakang pisau ke atas atap badan tengah nya.



Michelin Tweel airless tire

Selama lebih dari satu abad, ban yang banyak digunakan adalah band tipe Pneumatik. Meskipun rentan terhadap Air loss, ban Pneumatik menjadi teknologi yang dominan berkat beberapa keunggulan kinerja – low contact pressure, low vertical stiffness, low rolling resistance terhadap permukaan kasar dan low mass per unit nya. Tapi ketika insinyur Michelin diminta untuk meniru karakter ban Pneumatic dengan menghilangkan kekurangan Pneumatic yaitu potensi kesalahan dan kehilangan udara, mereka berhasil membuat Tweel (Tire dan Wheel), ban radial yang non-pneumatic dan dibuat secara tradisional.

Para insinyur menemukan Top-loader ban radial tanpa udara sebagai solusinya. Cangkang karet yang biasa digunakan untuk menyimpan angin digantikan oleh jalinan polyurethane yang menyerupai velg dengan desain spoke lalu bagian tengah ban (hub) yang menghubungkan ban dengan poros roda terbuat dari metal.